Miris! 4 Bulan Mengabdi Nyawa Pasien, Gaji Sopir Ambulans di Muaro Jambi Malah Nunggak
×
![]() |
| Ilustrasi |
Saat dikonfirmasi, AL mengaku sangat kecewa dengan situasi ini. Ia mengungkapkan bahwa pihak manajemen puskesmas beralasan tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membayar upahnya.
"Gaji saya belum dibayarkan selama 4 bulan. Kata Kepala Puskesmasnya, dana BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) tidak cukup untuk bayar gaji saya," ungkap AL dengan nada kecewa.
Mirisnya, profesi sebagai sopir ambulans menuntut kesiapan 24 jam demi menyelamatkan nyawa masyarakat. Namun, dedikasi tinggi tersebut tampaknya belum dihargai dengan hak yang semestinya.
Hingga berita ini diturunkan, kejelasan nasib AL masih terombang-ambing. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Aang, saat dikonfirmasi mengenai masalah tunggakan gaji ini, belum memberikan jawaban ataupun komparasi resmi terkait solusi konkret bagi pegawainya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Jangan sampai pelayanan kesehatan dan kedaruratan warga lumpuh total akibat hak pekerja yang terabaikan (Endang).
.png)