Puluhan Siswa di Kecamatan Sekernan Alami Keracunan Massal Usai Santap Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG)
SENGETI, MUARO JAMBI – Puluhan siswa dari berbagai Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di wilayah Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, dilarikan ke RSUD Ahmad Ripin setelah diduga kuat mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (30/01/2026).
Kronologi Kejadian Berdasarkan keterangan para siswa yang kini menjalani perawatan, bantuan pangan berupa nasi omprengan tersebut tiba di sekolah sekitar pukul 09:00 WIB. Gejala awal berupa mual-mual, muntah, hingga diare (BAB) mulai dirasakan secara massal oleh para siswa sekitar pukul 12:00 WIB, hanya berselang tiga jam setelah makanan didistribusikan.
Situasi berubah menjadi kepanikan massal saat kondisi fisik para siswa terus menurun. Terhitung sejak pukul 13:00 WIB hingga 17:52 WIB, tercatat kurang lebih 70 murid telah dievakuasi ke RSUD Ahmad Ripin guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Wilayah Terdampak Berdasarkan data yang dihimpun dari para orang tua murid di rumah sakit, para korban berasal dari beberapa titik desa dan kelurahan, di antaranya:
Kelurahan Sengeti, Desa Pulau Kayu Aro, Desa Berembang, Desa Tunas Baru dan Desa Sekernan.
Kepala SPPG Muaro Jambi Enggan Berkomentar Sangat disayangkan, di tengah krisis kesehatan yang menimpa puluhan siswa ini, pihak penyelenggara justru terkesan menutup diri. Akbar Amrullah, selaku Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muaro Jambi, terpantau menghindar dari awak media yang mencoba meminta klarifikasi di area rumah sakit.
Hingga rilis ini dikeluarkan, belum ada pernyataan resmi mengenai pertanggungjawaban pihak SPPG terkait kualitas hidangan yang disajikan kepada para siswa.
Pihak kepolisian dan dinas terkait diharapkan segera melakukan investigasi mendalam dan menguji sampel makanan dari program tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Endang)
