Dugaan Napi Korupsi PT PAL Diistimewakan, Kemenkumham Didesak Sidak Lapas Muaro Jambi
Muaro Jambi - Dugaan miring mengenai adanya perlakuan istimewa terhadap narapidana kasus korupsi PT PAL di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) kian memanas.
Kalapas kini berada dalam sorotan tajam setelah munculnya kesaksian dari lingkungan internalnya sendiri yang bertolak belakang dengan pernyataan resmi pihak sipir.
Sebelumnya, Kepala Lapas (Kalapas), Roni, secara tegas membantah adanya isu tebang pilih atau prioritas khusus bagi napi koruptor tersebut. Ia berdalih bahwa kondisi tertentu yang diberikan kepada sang napi murni didasarkan pada alasan kemanusiaan karena yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit jantung.
Namun, pembelaan tersebut langsung mentah oleh informasi yang dibocorkan oleh orang dalam lapas itu sendiri.
Sumber internal yang menolak disebutkan namanya mengungkapkan bahwa napi kasus korupsi tersebut justru selalu mendapatkan prioritas harian yang tidak didapatkan oleh warga binaan lainnya.
"Pihak internal lapas sendiri yang tentu sangat paham situasi harian di dalam bahwa napi dengan kasus korupsi tersebut justru selalu diprioritaskan," ungkap sumber tersebut kepada media ini.
Kejanggalan ini memicu pertanyaan besar mengenai transparansi pengawasan di dalam lapas. Publik kini mempertanyakan bagaimana bisa informasi dari anak buah Kalapas di lapangan bisa sangat bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh Kalapas IIB Muaro Jambi ini ke media.
Terlebih muncul indikasi kuat bahwa napi yang diklaim memiliki penyakit jantung tersebut justru diketahui masih aktif merokok di dalam sel, sebuah fakta yang dinilai sangat bertentangan dengan status klinisnya.
Merespon bantahan sepihak dari pihak lapas, desakan untuk pembuktian secara transparan kini terus bergulir. Kalapas bahkan ditantang untuk mempertaruhkan posisinya jika dugaan maladministrasi ini benar-benar terbukti di kemudian hari melalui pemeriksaan lembaga pengawas formal.
"Jika di kemudian hari investigasi Kemenkumham atau Ombudsman membuktikan bahwa napi PT PAL ini memang mendapat fasilitas khusus, apakah Bapak siap mempertaruhkan jabatan Anda dan mundur sebagai bentuk tanggung jawab? " tegas sebuah pertanyaan menantang yang kini ditujukan pada Kalapas.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat via whatsapp Roni Kalapas IIA Muaro Jambi mengatakan akan segera di tindak lanjuti. "Akan saya segera panggil," tulis Kalapas IIA Muaro Jambi Jumat,(11/9/26)
Kini publik masih menunggu langkah nyata dari Kemenkumham maupun Ombudsman untuk melakukan inspeksi mendadak demi memastikan apakah asas keadilan dan kesetaraan hukum benar benar ditegakkan di dalam lapas tersebut. (Endang)
